<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759</id><updated>2012-01-30T03:20:05.682-08:00</updated><title type='text'>Blognya cahyo</title><subtitle type='html'>Selamat Datang di Media Online Saya, Selamat Membacanya</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759.post-284871159455464386</id><published>2010-02-01T21:18:00.000-08:00</published><updated>2010-02-01T21:26:22.321-08:00</updated><title type='text'>Tips memilih PTS yang baik</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;YANG PERLU ANDA KETAHUI&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;i&gt;"Mau nerusin ke mana?"&lt;/i&gt;  Itu adalah satu pertanyaan yang sering dilontarkan sesudah kita menyelesaikan studi di SLTA. Pertanyaan klasik yang sederhana tetapi tidak semudah itu untuk menjawabnya. Ngomong-ngomong, apa jawaban anda? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Di Indonesia saat ini terdapat 2900+ Perguruan Tinggi Swasta (PTS), tersebar dari Sabang sampai Merauke (tidak termasuk Timor Leste). Ada PTS berbentuk Universitas, Sekolah Tinggi, Akademi, dan lain-lain. Masing-masing PTS mungkin menyelenggarakan lebih dari satu program studi, dan bisa jadi suatu program studi diselenggarakan dalam 2 atau lebih jalur/jenjang pendidikan, misalnya D1, D3, S1. (Kalau anda kurang memahami istilah-istilah tersebut, saya sarankan anda membaca kembali &lt;a href="http://www.pts.co.id/struktur.php"&gt;Struktur Pendidikan Tinggi&lt;/a&gt;). Bagaimana anda menentukan PTS pilihan anda? Jurusan apa? Lalu jalur/jenjang pendidikannya? Faktor apa saja yang perlu anda pertimbangkan dalam menentukan pilihan tersebut? Permasalahan menjadi jauh lebih sederhana jika di kota anda hanya ada satu PTS dan, karena satu atau lain hal, anda tidak bisa kuliah di luar kota. Tetapi, kasusnya biasanya tidak demikian. Permasalahan muncul karena anda bisa memilih.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;Minat&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Faktor utama yang harus anda pertimbangkan adalah minat anda. Hampir boleh dipastikan, tidak ada mahasiswa yang berhasil dalam studinya jika itu bertentangan dengan minatnya. Orang lain, termasuk orang tua, boleh memberikan saran atau masukan apapun, tetapi andalah yang akan menjalani sekian tahun proses belajar di perguruan tinggi. Sudah terlalu sering kita mendengar kegagalan mahasiswa karena ketidakcocokan dengan bidang studi yang diminatinya. Jangan sampai hal ini terjadi pada anda.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;Biaya&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kemampuan keuangan sangat menentukan pilihan anda. Ini adalah faktor terpenting berikutnya yang harus anda perhitungkan. Kuliah di perguruan tinggi melibatkan banyak komponen biaya. Anda mungkin geleng-geleng kepala kalau saya sebutkan yang berikut ini, mulai uang pendaftaran, uang gedung, uang kuliah pokok, uang SKS, uang praktikum, uang ujian,  uang jaket, uang buku, uang kesehatan, uang KKN, uang skripsi, uang ini, uang itu........ &lt;i&gt;you name it&lt;/i&gt;. Belum lagi biaya-biaya tidak langsung, seperti biaya kos, biaya hidup, biaya transportasi, biaya buku, biaya foto copy, dan lain-lain. Kalikan itu dengan sekian tahun masa kuliah anda. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kalau anda bisa tinggal di rumah selama kuliah, sebaiknya ini yang anda pilih. Jadi, pilihlah PTS yang ada di kota anda. Kalau harus kuliah di luar kota, usahakan untuk tinggal di rumah saudara. Ini akan sangat banyak menghemat. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebelum melakukan pendaftaran, tanyakan semua komponen biaya yang harus anda bayarkan di PTS yang bersangkutan. Ingat untuk kuliah anda tidak hanya membayar uang kuliah saja. Tanyakan juga waktu pembayarannya. Biasanya PTS memberlakukan sistem pembayaran yang diharapkan tidak memberatkan mahasiswa, misalnya uang gedung boleh diangsur sekian kali, uang kuliah pokok dan uang SKS tidak dibayarkan bersamaan, dan lain sebagainya. Perhitungkan semuanya jika anda tidak ingin gagal karenanya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;b&gt;Prospek&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dari ratusan program studi yang ditawarkan oleh PTS, tentu tidak semuanya menjanjikan prospek pekerjaan yang cerah di masa mendatang, 4 - 6 tahun sesudah anda menginjak bangku kuliah. Ada program studi yang tidak populer, sepi peminat karena dianggap tidak menarik atau kurang memberikan harapan pekerjaan dengan hasil yang memadai. Ada juga program studi yang selalu menjadi favorit, walaupun banyak lulusannya yang menganggur. Baik karena kurangnya lapangan pekerjaan atau pun terlalu banyaknya lulusan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Anda dituntut untuk dapat memprediksi prospek bidang studi yang anda pilih dalam memasuki lapangan pekerjaan sesudah anda lulus nanti. Sebagai contoh, pemerintah pernah menyatakan program studi hukum sebagai jurusan yang sudah jenuh karena jumlah perguruan tinggi penyelenggara dan jumlah mahasiswa yang mengambil program studi ini. Anda harus sangat istimewa di bidang ini untuk dapat bersaing dengan sekian banyak lulusan lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apakah hal itu masih berlaku sekarang? Di era reformasi ini kita banyak melihat kasus-kasus hukum yang mulai mencuat ke permukaan. Orang bicara mengenai hak, kewajiban dan tanggung jawab. Banyak buruh melakukan demo menuntut haknya dipenuhi. Selesaikan secara hukum. Banyak perusahaan dan bank yang memerlukan penyelesaian hukum untuk menuntaskan permasalahan sesudah krisis ekonomi ini. Bukankah logis kalau hal-hal tersebut diselesaikan oleh para sarjana hukum? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kita lihat juga jurusan pertanian dan kelautan. Sesudah sektor industri dan perbankan terpuruk akhir-akhir ini, orang mulai melirik lagi sektor pertanian. Jumlah penduduk Indonesia yang demikian besar, dan semuanya butuh makan setiap hari, menuntut tersedianya bahan pangan yang cukup untuk itu. Dan bukankah Tuhan memberikan tanah yang demikian subur kepada bangsa kita? Kenapa kita kalah dari Thailand misalnya dalam produksi hasil pertanian? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bukan hanya tanah subur yang Tuhan berikan kepada kita, tetapi juga laut yang sangat luas dan kaya. Pemerintah pun menyadari hal ini dengan menunjuk seorang menteri yang bertugas untuk mengeksplorasi potensi kelautan Indonesia. Apakah bidang tersebut masih prospektif 5 tahun yang akan datang? Hei.... kita baru saja mulai. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Globalisasi? Tentu saja ini akan sangat menentukan wajah dunia masa datang. Perdagangan bebas, banyaknya perusahaan asing yang masuk ke Indonesia (di antaranya karena aset negara kita terpaksa dijual kepada mereka!), semuanya menuntut standar dunia juga. Bahasa asing (bukan hanya bahasa Inggris), perdagangan internasional, lingkungan, peralatan berteknologi tinggi, komputer, internet, dan banyak lagi akan menjadi tuntutan yang tak terhindarkan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Saya ingatkan, tidak ada prediksi yang benar 100%. Tetapi akan sangat berguna kalau anda bisa mengantisipasi kondisi di masa depan. Kalau anda merasa tidak mampu melakukannya sendiri, bertanyalah kepada orang tua, guru, teman, konsultan, atau siapapun. Jangan pertaruhkan masa depan anda karena ketidaktahuan ini. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sesudah ketiga faktor di atas anda pertimbangkan masak-masak, kini tiba saatnya anda memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan kriteria tersebut. Sediakan cukup banyak waktu, karena lebih banyak faktor eksternal dan bersifat teknis yang terlibat di sini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;MEMILIH PERGURUAN TINGGI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dari 2900+ perguruan tinggi swasta di Indonesia, tentu saja tidak semuanya memenuhi kriteria minat, biaya dan prospek yang sudah anda tentukan. Coret PTS yang tidak memiliki program studi sesuai minat anda. Singkirkan PTS-PTS yang biaya kuliahnya terlalu mahal bagi anda, atau terlalu jauh dari tempat tinggal anda sehingga biaya untuk kuliah di sana akan terlalu tinggi. Dengan demikian daftar yang anda miliki akan semakin pendek. Tetapi itupun mungkin masih cukup panjang sehingga memerlukan pendalaman lebih jauh. Faktor apa lagi yang perlu dilihat dari suatu perguruan tinggi untuk menentukan pilihan akhir anda?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Reputasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Kalau saya harus memilih salah satu PTS tanpa melihat faktor-faktor internal lainnya, pertimbangan utama yang paling gampang saya gunakan adalah reputasi PTS tersebut. Reputasi di sini berarti PTS yang bersangkutan secara umum dikenal sebagai PTS yang baik, memiliki sarana belajar mengajar yang baik dengan fasilitas yang memadai. Lulusannya pun tidak kesulitan dalam mencari pekerjaan. Bahkan ada lulusan PTS yang menjadi rebutan perusahaan-perusahaan pemakainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Apakah tidak mungkin salah jika memilih PTS ini? Harus kita ingat, reputasi tidak datang dalam sekejap. Reputasi ini biasanya dibangun dengan kerja keras dan melalui proses yang panjang. Bisa saya katakan bahwa anda berada &lt;i&gt;on the safe side&lt;/i&gt; jika memilih salah satu dari PTS-PTS ini. Bukan berarti lalu anda berhenti di sini saja. Masih ada hal-hal lain yang harus anda cermati.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Status Akreditasi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Status akreditasi ini adalah salah satu faktor yang paling sering digunakan oleh PTS untuk mengiklankan dirinya. Tidak terlalu salah memang, karena hal itu menunjukkan mutu/kemampuan PTS dalam menyelenggarakan suatu program studi. Status ini didapat setelah diadakan penilaian tentang semua unsur yang diperlukan untuk itu, termasuk fasilitas pendidikan, nisbah dosen tetap dan mahasiswa, kurikulum pendidikan, dan banyak hal lainnya. Masalahnya, tidak semua orang memahami dengan jelas tentang status ini, dan tampaknya banyak PTS yang menyadari dan memanfaatkan ketidaktahuan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Yang terutama adalah: status akreditasi diberikan kepada &lt;b&gt;program studi&lt;/b&gt; di suatu PTS dan &lt;b&gt;bukan&lt;/b&gt; kepada PTS yang bersangkutan. Jadi sebetulnya tidak ada istilah PTS yang disamakan. Yang benar adalah (satu atau lebih) program studi di PTS tersebut statusnya disamakan. Mungkin saja PTS tadi memiliki 3 program studi (misalnya A, B, dan C), masing-masing dengan jenjang S1 dan D3. Kalau program studi A jenjang D3 saja (satu dari enam) yang memperoleh status disamakan, apakah tepat kalau PTS tersebut mengatakan statusnya disamakan?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Yang perlu anda ketahui juga, status akreditasi ini menentukan kemandirian suatu program studi dalam melaksanakan proses belajar mengajar, misalnya ujian negara atau penerbitan ijazah. Suatu program studi (sekali lagi &lt;b&gt;bukan&lt;/b&gt; PTS) yang sudah dinyatakan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berhak untuk menyelenggarakan sendiri semua kegiatannya. Artinya anda tidak lagi harus mengikuti ujian negara yang dilaksanakan oleh Kopertis, dan ijazah yang anda terima cukup disahkan oleh PTS tempat anda kuliah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sekali lagi, tanyakan dengan jelas status akreditasi program studi yang anda pilih. Jangan percaya begitu saja dengan klaim yang dikeluarkan oleh suatu PTS tentang statusnya. (Uraian yang lebih rinci tentang hal ini dapat anda lihat pada topik &lt;a href="http://www.pts.co.id/akreditasi.php"&gt;Akreditasi&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Jalur dan Jenjang Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Berapa lama anda mau menghabiskan waktu di bangku kuliah? Secepatnya? Berapa cepat? Selain ditentukan oleh kemampuan anda, hal ini juga tergantung dari jalur/jenjang pendidikan yang anda ambil. Pendidikan tinggi di Indonesia mengenal dua jalur pendidikan, yaitu jalur akademik (jenjang sarjana) dan jalur profesional (jenjang diploma). Jalur akademik menekankan pada penguasaan ilmu pengetahuan, sedangkan jalur profesional menekankan pada penerapan keahlian tertentu. (Untuk lebih lengkapnya silakan lihat &lt;a href="http://www.pts.co.id/struktur.php"&gt;Struktur Pendidikan Tinggi&lt;/a&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Dalam kaitannya dengan waktu, jenjang sarjana membutuhkan waktu lebih lama (minimal 8 semester) dibandingkan dengan jenjang diploma (2 semester untuk D1 - 6 semester untuk D3). Hal ini tentu sangat berpengaruh pada biaya yang harus anda sediakan. Banyak orang, yang karena keterbatasannya, lebih memilih jenjang diploma dengan harapan cepat lulus dan mendapat pekerjaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Perlu anda ketahui, jenjang diploma dirancang sebagai jenjang terminal. Artinya, lulusannya dipersiapkan untuk langsung memasuki dunia kerja, bukan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi (walaupun sekarang ada yang disebut program lintas jalur, dari diploma ke sarjana). Ini berbeda dengan jenjang sarjana, yang membuka kesempatan lulusannya untuk terus mengembangkan ilmunya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Hal lain yang harus anda perhatikan adalah tingkat persaingan di pasar kerja. Kalau banyak tenaga sarjana yang tersedia, perusahaan akan lebih memprioritaskannya dibandingkan lulusan diploma.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Gelar dan Sebutan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sesudah anda lulus, anda akan mendapat ijazah dan salah satu dari ini: gelar akademis atau sebutan profesional. Yang pertama anda tentu tahu, Sarjana Ekonomi (SE), Sarjana Hukum (SH), dan gelar lainnya. Gelar akademis ini diberikan kepada mereka yang menyelesaikan pendidikan melalui jalur akademik (jenjang sarjana).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Lalu bagaimana kalau kita menyelesaikan pendidikan jalur profesional (jenjang diploma)? Bukan gelar akademis (Sarjana Muda, misalnya) yang kita dapatkan, melainkan sebutan profesional seperti Ahli Madya Komputer (AMd Komp). Sebutan ini mungkin belum terlalu memasyarakat, dan kadang-kadang dianggap kurang bergengsi. Banyak yang masih menggunakan (dan lebih menyukai) istilah D3-Komputer. Anda yang menentukan, gelar atau sebutan yang ingin anda tambahkan di belakang nama anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Fasilitas Pendidikan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Gedung megah dan ber-AC saja tidak cukup untuk menjamin berlangsungnya proses belajar mengajar yang baik. Bukan (hanya) itu yang dimaksud dengan fasilitas pendidikan. Fasilitas seperti laboratorium (komputer, akuntansi, bahasa, dan lain-lain), bengkel, studio dan perpustakaan sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan mahasiswa. Mereka tidak hanya dituntut untuk menguasai wawasan keilmuannya saja, tetapi juga bagaimana menerapkannya di lapangan. Apalagi untuk jalur pendidikan profesional yang lebih bersifat aplikatif dan menekankan pada ketrampilan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sekali lagi, jangan hanya tampilan fisik yang anda perhatikan. Boleh saja PTS memasang foto-foto gedungnya yang megah, laboratorium komputernya yang canggih. Tidak ada salahnya anda coba menanyakan, kapan mahasiswa berkesempatan untuk menggunakan fasilitas-fasilitas tersebut. Jangan-jangan hanya satu-dua kali per semester, atau hanya untuk mahasiswa tingkat akhir saja. Perhitungkan juga jumlah mahasiswa yang harus menggunakan fasilitas tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Kualitas dan Kuantitas Dosen&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Perkembangan suatu PTS paling gampang dilihat dari jumlah mahasiswanya yang (selalu) bertambah. Ini sangat penting bagi PTS, karena mahasiswa adalah sumber utama (seringkali satu-satunya) pendapatan PTS. Dari merekalah PTS mencukupi kebutuhannya untuk membiayai operasional pendidikan, membangun gedung, menambah fasilitas pendidikan, termasuk membayar gaji dosen dan karyawannya. Oleh karena itulah ada kecenderungan PTS untuk menggali sebanyak mungkin potensi ini, baik secara kualitas (memperbesar uang gedung dan uang kuliah) maupun kuantitas (menerima sebanyak mungkin mahasiswa).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pada sisi lain, bertambahnya mahasiswa menuntut ditambahnya jumlah dosen. Bukan hal yang mudah mendapatkan dosen dengan jumlah yang memadai, apalagi yang memenuhi kualitas yang dibutuhkan. Padahal Undang-Undang Pendidikan Tinggi mensyaratkan tercapainya nisbah (rasio) antara dosen tetap dan mahasiswa sebesar 1:30 untuk bidang studi IPS dan 1:25 untuk bidang studi IPA. Mungkin faktor dosen ini merupakan salah satu faktor paling sulit bagi suatu PTS, dan karenanya sering diabaikan atau direkayasa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Pengabaian secara kuantitatif dilakukan dengan membebani dosen yang terbatas jumlahnya dengan beban mengajar yang besar, sehingga waktu dan tenaga dosen-dosen tersebut betul-betul tersita untuk itu. Seringkali hal ini dilakukan dengan mengabaikan aspek kualitas pengajarannya. Hampir tidak tersisa lagi waktu untuk melakukan penelitian atau pengabdian masyarakat yang merupakan pilar-pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Bisa juga suatu PTS memenuhi aspek kuantitas dosen tetap ini, tetapi dengan mengkompromikan kualitasnya. Misalnya dosen yang mengajar tidak sesuai dengan bidang ilmunya, tidak terpenuhinya kepangkatan akademik dalam pengajaran atau bimbingan tugas akhir, dan lain sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Perekayasaan positif terjadi dengan penggunaan dosen-dosen tidak tetap. Biasanya dosen tidak tetap ini memenuhi persyaratan kelayakan mengajar, seperti latar belakang pendidikan, gelar dan kepangkatan akademis dan profesionalismenya. Masalahnya, dosen-dosen ini hanya menyediakan waktu yang terbatas kepada mahasiswa sesuai dengan status tidak tetapnya. Bagi PTS, mereka tidak bisa disertakan dalam penghitungan nisbah dosen tetap dan mahasiswa sehingga tidak berpengaruh dalam penentuan status akreditasi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Yang paling memprihatinkan adalah jika terjadi perekayasaan negatif. Dalam hal ini PTS berusaha dengan segala macam cara untuk memenuhi nisbah tersebut. Misalnya PTS masih mencantumkan nama dosen yang sudah tidak lagi menjadi dosen tetap di sana, atau nama seseorang tercantum sebagai dosen tetap di lebih dari satu PTS. Contoh lain adalah dengan cara meminjam nama. Seseorang yang memenuhi kualifikasi akademis "diangkat" sebagai dosen tetap dengan mendaftarkannya secara resmi ke instansi yang berwenang. Artinya, secara administratif seluruh persyaratan sudah dipenuhi dan "dosen" tersebut juga menerima gaji dari PTS. Tetapi, keterlibatannya dalam kegiatan akademik hampir atau memang tidak ada sama sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sebelum anda mendaftar, cobalah untuk mencari tahu jumlah dosen tetap di PTS tersebut. Berapa orang yang bergelar S2, S3, dan mungkin ada yang sudah bergelar profesor. Kualitas keilmuan anda sangat banyak ditentukan oleh mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style=""&gt;sumber:&lt;a href="http://www.pts.co.id/tips.php"&gt;PTS ONLINE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1323220894020838759-284871159455464386?l=hadinurcahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/284871159455464386/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2010/02/tips-memilih-pts-yang-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/284871159455464386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/284871159455464386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2010/02/tips-memilih-pts-yang-baik.html' title='Tips memilih PTS yang baik'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759.post-4713412958340447217</id><published>2009-07-21T08:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-21T09:06:29.736-07:00</updated><title type='text'>Sidang Laporan Akhir ku 21 - 07 - 2009</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;AKU HARUS JALANI INI&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Pada Tanggal 21 juli 2009, tepatnya pukul 12.45 - 14.45 aku menghadapi ujian laporan akhirku untuk mendapat gelar D3 ku, di politeknik negeri malang. Aku berangkat dari tempat kos pukul 12.10 sampai di kampus sekitar pukul 12.15,setiba di kampus aku mencari lokasi ruang lmi_3, Aku menemukannya di lantai 3 gedung AH polinema,Setelah itu aku mengambil kunci ruangan di tempat kunci. di dalam ruangan ternyata ada bapak pranoto yang pernah jadi dosen aku waktu semester 1 - 5.Agak kaget sih ternyata yang di ruang peminjaman kunci ada pak pranoto,bukan yang jadi pegawai di ruang itu.setelah mendapat ijin dari pak pranoto aku langsung mengambil kunci lalu langsung membuka pintu ruang Lmi_3.Di dalam ruang aku mempersiapkan keperluan sidang ku sendirian.cukup lama menunggu detik-detik eksekusi aku mencoba tenang,dan tibalah dosen penguji dan dosen pendampingku.Tapi ada kesalahan kecil ,begini aku tahu kalau dosen penguji ku pasti bukan bapak Eko,melainkan lainnya pastinya,karena pak eko adalah dosen pembimbingku dan tidak mungkinlah dosen pembimbing menjadi pengujiku.ternyata memang ada kesalahan bahwa pak Eko salah mengambil map sehingga tertukar dengan dosen penguji yang sebenarnya. Lumayan terkejut ketika aku tahu kalau dosen pengujiku adalah bapak Cahya dan Bapak Rudi,dan sebagai pendampingku bukan bapak rawansyah melainkan bapak Gunawan,katanya sih pak Rawansyah berhalangan hadir karena ada keperluan gitu.dan tibalah waktunya untuk beraksi.....untuk aksinya rahasia yaaa,,, :P&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1323220894020838759-4713412958340447217?l=hadinurcahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/4713412958340447217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2009/07/sidang-laporan-akhir-ku-21-07-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/4713412958340447217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/4713412958340447217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2009/07/sidang-laporan-akhir-ku-21-07-2009.html' title='Sidang Laporan Akhir ku 21 - 07 - 2009'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759.post-5500174812448988942</id><published>2009-03-24T19:17:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T19:39:15.329-07:00</updated><title type='text'>KEHIDUPAN DENGAN HATI BERSAMA SANG PENCIPTA</title><content type='html'>ketulusan adalah kehidupan yang baik&lt;br /&gt;kejujuran adalah kehidupan yang baik&lt;br /&gt;rendah hati adalah kehidupan yang baik&lt;br /&gt;kesetiaan adalah kehidupan yang baik&lt;br /&gt;kelapang dadaan adalah kelapangan hati dan jiwa menerima suatu&lt;br /&gt;membuat manusia bahagia adalah kehidupan yang baik&lt;br /&gt;melihat manusia bahagia dengan hati kita ikut bahagia adalah kehidupan baik &lt;br /&gt;dengan mata hati memandang akan sesuatu menjadi baik&lt;br /&gt;akhlak terpuji adalah kehidupan yang baik&lt;br /&gt;moral yang baik menjadikan kehidupan akan baik&lt;br /&gt;tiada yang baik jika hati tidak bersama sang pencipta&lt;br /&gt;berpikir indahnya hidup,bahagianya hidup,dengan menjadikan sang pencipta adalah tempat berdoa,penolong,&lt;br /&gt;sahabat hati,tempat curhat,tempat hati saling bicara,tentu &lt;br /&gt;hal itu sulit dilakukan jika hati belum menemukannya,tetapi bisa di lakukan dengan hati yang punya niat selalu &lt;br /&gt;dan selalu untuk baik&lt;br /&gt;.berdoa selalu untuk menjadi manusia yang selalu baik,dan baik dan baik.insyaallah&lt;br /&gt;hati ini akan menemukan sesuatu yang luar biasa sejuk,bahagia meskipun kita sendiri tapi rasanya&lt;br /&gt;seperti ada yang menemani hati,yaitu sang pencipta Allah Swt yang rasanya kita itu merasa disukai,disayangi,&lt;br /&gt;dan di cintai,dan jika sudah dapat merasakan hati ini akan tersenyum meskipun kelihatan senyum sendiri &lt;br /&gt;di mata manusia.tetapi sebenarnya hati ini sedang senyum kepada sang pencipta&lt;br /&gt;subhanallah benar2 tiada duanya rasanya.rasanya itu sejuuuuk dan bahagia banget hati ini.&lt;br /&gt;tetapi semua itu tidak luput dari manusia yang tidak sempurna.hanya Allah yang memiliki ke sempurnaan.&lt;br /&gt;maka kehidupan ini ada relatif.ada positif dan negatif.untuk itu selalulah mohon pada sang pencipta untuk&lt;br /&gt;selalu di jadikan manusia baik baik baik,meskipun tidak luput dari hakikat manusia yang tidak sempurana,kadang salah kadang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin hal di atas bisa di lakukan jika memandang dunia 30 % dan memandang akherat 70 %&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan yang aku alami dan rasakan ketika aku butuh pertolongan untuk hidupku dan aku menemukan &lt;br /&gt;jawabannya yaitu hati bersama sang pencipta ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1323220894020838759-5500174812448988942?l=hadinurcahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/5500174812448988942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2009/03/kehidupan-dengan-hati-bersama-sang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/5500174812448988942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/5500174812448988942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2009/03/kehidupan-dengan-hati-bersama-sang.html' title='KEHIDUPAN DENGAN HATI BERSAMA SANG PENCIPTA'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759.post-1705208704626499935</id><published>2009-01-22T06:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T06:00:46.146-08:00</updated><title type='text'>VIDI ALVIANO "NUANSA BENING"</title><content type='html'>&lt;p&gt;NUANSA BENING&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;oh tiada yang hebat dan mempesona&lt;br /&gt;ketika kau lewat di hadapanku&lt;br /&gt;biasa saja&lt;br /&gt;waktu perkenalan terjalin sudah&lt;br /&gt;ada yang menarik pancaran diri&lt;br /&gt;terus mengganggu&lt;br /&gt;mendengar cerita sehari-hari&lt;br /&gt;yang wajar tapi tetap mengasyikkan&lt;br /&gt;oh tiada kejutan pesona diri&lt;br /&gt;pertama kujabat jemari tanganmu&lt;br /&gt;biasa saja&lt;br /&gt;masa perkenalan lewatlah sudah&lt;br /&gt;ada yang menarik bayang-bayangmu&lt;br /&gt;tak mau pergidirimu nuansa-nuansa ilham&lt;br /&gt;hamparan laut tiada bertepi&lt;br /&gt;kini terasa sungguh&lt;br /&gt;semakin engkau jauh&lt;br /&gt;semakin terasa dekat&lt;br /&gt;akan tumbuh kembangkan&lt;br /&gt;kasih yang kau tanam&lt;br /&gt;di dalam hatiku&lt;br /&gt;menatap nuansa-nuansa bening&lt;br /&gt;jelasnya doa bercita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Koleksi &lt;a href="http://mp3sgratis.net/category/v/vidi-aldiano/" title="View all posts in Vidi Aldiano" rel="category tag"&gt;Vidi Aldiano&lt;/a&gt; yang lain.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mp3sgratis.net/v/vidi-aldiano/vidi-aldiano-nuans-bening/" title="Download mp3 lirik lagu Vidi Aldiano - Nuansa Bening"&gt;Download mp3 &amp; lirik lagu Vidi Aldiano - Nuansa Bening&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://mp3sgratis.net" title="free download mp3" rel="bookmark" target="_blank"&gt;Free Download MP3&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1323220894020838759-1705208704626499935?l=hadinurcahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/1705208704626499935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2009/01/vidi-alviano-nuansa-bening.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/1705208704626499935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/1705208704626499935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2009/01/vidi-alviano-nuansa-bening.html' title='VIDI ALVIANO &quot;NUANSA BENING&quot;'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759.post-4850023380704887399</id><published>2008-05-13T01:07:00.001-07:00</published><updated>2009-02-23T06:06:21.904-08:00</updated><title type='text'>hari ini berangkat kuliah males</title><content type='html'>hari selasa tgl 13 mei 2008 aku bangun pagi pukul 05.45 wib.setelah bangun saya &lt;a href="http://profiles.friendster.com/user.php"&gt;my friendster&lt;/a&gt; menuju kamar mandi untuk whudu terus sholat.setelah selesai sholat saya menyapu lantai seperti biasa tugasku tiap pagi.setelah selesai saya menyalakan komputer untuk meneruskan tugas dari kuliah saya mengenai sistem kantin STAIN kediri.kira-kira saya di depan komputer dari pukul 07.00 sampai 10.10 wib.setelah selesai di depan komputer saya makan jajanan pasar namanya tiwul.setelah itu saya nyetrika pakaian sambil nonton tv sampai pukul 12.00 siang.Setelah itu saya istirahat tiduran bentar di kamar untuk menghilangkan rasa capek dan pegal yang lagi saya rasakan kira-kira 30 menit .Setelah itu mandi dan sholat dhuhur lalu berangkat ke kampus.Aku masuk kuliah jam 13.30.tau nggak panaaas dan bikin males berangkat kuliah,sesampai di kampus saya menuju perpustakaan dulu baca-baca majalah komputek.setelah itu saya masuk untuk mengikuti pelaharan mata kuliah pengolahan citra digital.di kelas saya mengumpulkan tugas dari dosen.seteklah semua mahasiswa sudah mengumpulkan tugas masing-masing.Dosen saya bercerita-bercerita tentang orang-orang yang sukses,dan menayai mahasiswa cita-citanya besok mau jadi apa dan sebagainya.setelah itu saya menyempatkan waktu untuk menulis kegiatan saya tadi pada waktu jam istirahat sekitar jam 03.44 sore.di lab kampus.selesai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1323220894020838759-4850023380704887399?l=hadinurcahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/4850023380704887399/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2008/05/hari-ini-berangkat-kuliah-males.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/4850023380704887399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/4850023380704887399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2008/05/hari-ini-berangkat-kuliah-males.html' title='hari ini berangkat kuliah males'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1323220894020838759.post-2388475455253807124</id><published>2008-05-11T23:25:00.000-07:00</published><updated>2009-01-17T05:39:02.765-08:00</updated><title type='text'>Kuliah Capeeeek</title><content type='html'>Hari ini tgl 12 mei 2008 saya masuk kuliah jam 7 pagi.tapi sampai di kampus ternyata dosennya nggak datang,bikin capeeek.Tapi saya nggak langsung pulang ,saya masih duduk-duduk bersama teman-temanku di bawah pohon depan kelas.sambil dengerin mp4 saya ngobrol sama teman-temanku,semakin lama saya merasa bosen ,tau nggak hawa udaranya panas banget bikin maless.terus aku pergi ke masjid sama temanku yang bernama irul,sampai masjid akun melihat di gedung DPR kota kediri ada aksi demo terus ku melihat dari jauh sambil beli bakso enaaaknyaa.hehehe.setelah selesai makan bakso saya sholat berjamaah setelah sholat saya kembali ke kampus di kampus lalu menuju ke perpustakaan liat -liat situasi waduuh udah penuh komputernya lalu saya sambil menunggu yang pakai komputer pergi saya baca koran jawa pos.Beberapa selang waktu ada yang udahan komputeran lalu saya pakai komputer untuk memposting yang saya tulis ini.demikian aktifitas saya pada tgl 12 mei 2008 dari pukul 07.00 pagi sampai 13.35 siang setelah ini saya ada jadwal kuliah lagi jam 13.30 mata kuliah pengembangan sistem informasi.selesai&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1323220894020838759-2388475455253807124?l=hadinurcahyo.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/feeds/2388475455253807124/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2008/05/kuliah-capeeeek.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/2388475455253807124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1323220894020838759/posts/default/2388475455253807124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadinurcahyo.blogspot.com/2008/05/kuliah-capeeeek.html' title='Kuliah Capeeeek'/><author><name>cahyo</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16231798412585094710</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='23' src='http://2.bp.blogspot.com/_t6eVTGhpRfc/TFundpu2AyI/AAAAAAAAAE4/2DnhWhJot74/S220/profile+fb.bmp'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
